Hidup Memang Tentang Memilih
Hidup memang tentang memilih, memilih harus meninggalkan atau ditinggalkan, dan kita semua pernah merasakan keduanya, memang berat kalau kita bicara tentang pilihan apalagi pilihan hidup, seperti memilih lanjut sekolah kemana, memilih pacaran atau fokus dulu kuliah, dan bahkan memilih teman.
Sebenarnya
aku tidak suka kata “ Memilih atau Pilihan” terlalu memperkeruh suasana
kehidupan, dengan adanya pilihan, hidup kita penuh dengan masalah, tapi kata
orang kalau hidup gak ada pilihan bukan hidup namanya, kadang sempet mikir
kenapa hidup harus berkaitan sama pilihan, gak ada gitu yang gak harus dipilih.
Mulai
bosen sih sama hidup yang harus dan selalu memilih, apa apa mesti milih. TAPI
itu pikir ku saat dulu sekarang aku mengerti kenapa hidup selalu harus memilih,
balik lagi ngomongin dipilih atau memilih saat ini aku sedang memperlakukan
keduanya, yaappp betul memilih ingin hidup seperti apa, ingin pergi kemana
saja, berteman dengan siapa saja, makan apa aja, ngapain aja, itu yang sedang
aku jalani dan aku nikmati sekarang, saat ini aku sedang sendiri dan hanya ingin sendiri
tanpa ada yang tau aku dimana dan sedang apa, aku hanya ingin lari dari tempat
yang sedang aku tinggali, tempat ini sekarang menjadi asing bagiku.
Untuk
teman – teman ku, kemana kalian yang saat kalian ingin aku mendengarkan
celotehan kalian aku selalu ada, aku selalu mendngarkan, selalu memberi saran,
aku tau aku bukan orang pintar bukan orang yang biasa diandalkan, aku pun tidak
baik, tapi apakah kalian pernah sekali saja menghargai usaha ku untuk menjadi
lebih baik, hargai aku sekali saja, saat kita dihargai kita akan merasa
dianggap, aku memperlakukan kalian seperti itu, kenapa kalian tidak bisa
seperti itu pada ku, seegois itukah kalian, aku tidak marah aku tidak akan
dendam tapi yang perlu kalian ingat kalian menjadi seperti kalian yang sekarang
karna orang orang disekitar kalian bukan karna kalian sendiri, hargailah orang
yang selalu ada dan jangan pernah tinggalkan mereka. terasa berat memang hidup ku saat ini tapi
entah kenapa aku sangat menikmatinya saat orang lain rindu bertemu teman,
sahabat, keluarga, kenapa akau nyaman dengan kesendirian ini, tapi aku juga
pernah ada di situasi aku sedang ingin punya satu orang yang mengerti dan
menerima aku dalam kondisi apapun, seorang calom imam yang aku idam idam kan,
kalian harus tau aku belum pernah satu kalipun pacaran, mengenal pria tentu
saja aku pernah tapi untuk ke arah itu aku tidak pernah, alasannya karna aku
tidak ingin apa yang kalian ceritakan padaku aku alami juga, sebenarnya itu
yang membuat aku enggan untuk mencari atau sekedar di cari, aku hanya ingin
punya satu dan itu yang terakhir, tapi teman teman ku bilang itu akan sulit untuk dilakukan, ah aku percaya saja pada yang maha kuasa, karna jodoh tidak ada yang
tau, sampai saat ini pun aku masih menunggu, aku memang hanya menunggu tapi aku
yakin dia akan datang saat waktunya tepat dan aku percaya itu walau penantian
ini tidak ada ujungnya. Aku menulis hanya sekedar ingin melepaskan beban
pikiran ku yang tak bisa lagi kusimpan sendiri saat ini aku benar benar sedang
sendirian, hidupku hanya seputar bangun tidur, laptop, handphone, menulis, dan
begitu seterusnya, bosan tentu saja hidupku sangat membosankan pastinya tapi
aku memilih jalan yang ini, ini piliahn yang aku ambil dan aku senang dengan
piilihanku ini.
Sekian…………
Komentar
Posting Komentar